Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 12:00:40【Resep】141 orang sudah membaca
PerkenalanSekda Banyuasin Erwin Ibrahim memberikan pengarahan kepada koordinator SPPG guna meningkatkan kualit

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mengumpulkan koordinator 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2025 ini.
"Dalam kegiatan evaluasi itu, Koordinator SPPG diingatkan melakukan pengawasan ketat seluruh proses penyiapan MBG untuk memastikan makanan yang diberikan layak konsumsi dan bebas dari kontaminasi," kata Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Rabu.
Menurut dia, secara umum pelaksanaan program MBG di kabupaten ini telah berjalan dengan baik, untuk itu perlu terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.
Untuk menjaga pelaksanaan program MBG terus berjalan dengan baik serta menjaga kesehatan penerima manfaat, seluruh proses penyajian bahan makanan harus diperiksa secara teliti agar higienis dan terhindar dari penyakit atau bakteri.
"Kami berupaya sebaik mungkin untuk melaksanakan program MBG gagasan dari Presiden Prabowo Subianto dengan melakukan evaluasi secara berkala sehingga jika ada kendala dapat diatasi secara cepat dan tepat," ujarnya.
Baca juga: Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
Dia menjelaskan, program MBG bertujuan untuk bagaimana ke depan bisa meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini
Kemudian untuk menurunkan kasus gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), serta meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG pada 2026 bisa diperluas hingga menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Banyuasin.
"Penerima manfaat makan bergizi gratis ke depannya diperluas, ngak hanya pelajar, tapi juga ibu hamil, manula, dan ibu menyusui," jelas Sekda Erwin.
Sementara Ketua Koordinator SPPG Banyuasin Willy menjelaskan masing-masing SPPG akan melayani 3.000-4.000 peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres No.83 Tahun 2024) dengan jadwal operasional yakni lima hari kerja dalam sepekan.
Baca juga: Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
Baca juga: Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
Tujuan program MBG ini untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak sekolah, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, kata Willy.
Suka(7918)
Sebelumnya: Ekonomi TW
Selanjutnya: Kemen PKP sebut pelaku UMKM salon hingga bengkel bisa manfaatkan KPP
Artikel Terkait
- KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam OTT
- KPKP Jaktim gencarkan edukasi pedagang dan warga soal keamanan pangan
- JEF 2025 dinilai jadi ruang pelaku ekraf dorong ekonomi Jakarta
- Kontribusi Polri dalam setahun pemerintahan Prabowo
- Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke
- Populer, menteri tiga kali ditegur Prabowo dan Museum Louvre ditutup
- Anggota DPR dukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis
- BPOM latih lebih dari 100 ribu orang kuatkan keamanan pangan RI
- Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl
- Tujuh negara yang rayakan Diwali, selain India
Resep Populer
Rekomendasi

Singapura tarik produk kismis usai ditemukan alergen

Menyambut penerbang dari bumi utara

Waspada cuaca panas, ini cara menjaga tubuh tetap sehat

Metode memasak berbasis air bantu jaga nutrisi dan kurangi peradangan

Akademisi: Pendatang di Yogyakarta alami tiga fase adaptasi budaya

Polres Lombok Timur usut penyebab keracunan pelajar setelah santap MBG

Iran kecam pelanggaran berulang Israel terhadap gencatan senjata di Gaza

PBB: Akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dibuka lagi